Cahaya Islam di Malawi: Menjadi Rahmat dan Teladan di Afrika Selatan


UKHUWAHSAINS.MY.ID  -Kerap mendapat perlakuan tidak adil tidak lantas membuat umat Muslim di Malawi kehilangan kearifan dan kesantunan mereka. Sikap inilah yang menuai banyak pujian dan dinilai layak menjadi contoh indahnya kehidupan beragama di Afrika.


“Ketika Islam datang 200 tahun lalu, pengaruhnya sangat luar biasa,” ujar Sheikh Ahmed Chienda, seorang ulama berpengaruh di Malawi, seperti dilansir dari onislam.net.


Ahmed mengungkapkan bahwa meskipun umat Islam merupakan minoritas, pengaruh mereka telah menyentuh berbagai aspek kehidupan. Fenomena ini menjadi bukti bahwa Islam mampu menjadi teladan bagi penganut agama lain. “Islam telah menentukan bagaimana cara hidup yang baik. Inilah yang disebut sebagai rahmatan lil 'alamin (rahmat bagi semesta alam),” tuturnya.


Sebagai minoritas, Muslim Malawi telah melalui berbagai masa kelam. Namun, kondisi tersebut tidak mengikis kontribusi mereka bagi masyarakat luas. Salah satu contoh nyata adalah bagaimana tradisi khitan (sunat) kini menjadi praktik kesehatan yang umum di sana.


“Sebelumnya, penganut agama lain banyak yang menolak khitan. Nyatanya, melalui khitan kita dapat mencegah berbagai penyakit menular seksual. Ini adalah terobosan yang luar biasa,” jelas Ahmed.


Sekretaris Jenderal Dewan Ulama Malawi, Imran Shareef, mengungkapkan bahwa kontribusi yang tidak kalah penting adalah penerapan ekonomi syariah. Sistem ini turut mendorong kemajuan perekonomian Malawi selama setengah abad terakhir.


“Umat Islam memiliki andil besar dalam menekan angka pengangguran. Prinsip kami adalah mempekerjakan individu tanpa melihat latar belakang agama mereka,” kata Shareef. Ia menambahkan bahwa jiwa kewirausahaan (entrepreneurship) memang sangat ditekankan dalam ajaran Islam, dan Malawi merasakan dampak positif dari nilai tersebut.


Koordinator Departemen Halal dari Asosiasi Muslim Malawi (MAM), Sheikh Shallim Chikwatu, menyebutkan bahwa konsep halal juga berhasil mendorong terbentuknya standar makanan sehat di negara tersebut. Banyak pelaku usaha yang awalnya kesulitan, justru mengalami kemajuan pesat setelah mengadopsi konsep higienitas halal.


“Ini menjadi indikasi jelas bahwa Islam telah menjadi agama yang memberikan pengaruh positif di Malawi,” ucapnya.


Selain kuliner, pengaruh lain yang sangat terasa adalah tata cara berpakaian. Islam sejak awal mengajarkan pentingnya kesopanan dalam berbusana. “Sikap dan cara berpakaian Muslimah Malawi kini menjadi panutan karena mereka dipandang sebagai simbol kesopanan,” tambahnya.


Sekilas tentang Malawi Republik Malawi adalah sebuah negara yang terkurung daratan (landlocked) di Afrika bagian selatan. Negara ini berbatasan dengan Tanzania di sebelah utara, Zambia di barat laut, serta Mozambik di timur, selatan, dan barat.


Salah satu ikon geografisnya adalah Danau Malawi yang membentang di sepanjang perbatasan timur dan mencakup seperlima wilayah negara tersebut. Nama "Malawi" sendiri diyakini berasal dari nama suku di wilayah selatan atau terinspirasi dari keindahan "cahaya matahari yang menyinari danau."